Arti Identifikasi, Contoh & Penggunaan nya Terlengkap 2022!

Arti Identifikasi, Contoh & Penggunaan nya Terlengkap 2022!

January 12, 2022

Meski sudah menggunakan Bahasa Indonesia disetiap kesempatan ketika berkomunikasi dengan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari, nyatanya hal tersebut tidak lantas membuat kalian bisa menguasai Bahasa Indonesia secara menyeluruh. Sebab, tanpa kalian sadari atau tidak masih ada banyak kata yang belum kalian ketahui makna atau artinya. Salah satunya mungkin adalah kata identifikasi.

Nah, sehubungan dengan hal tersebut maka kami bermaksud untuk berbagi beberapa informasi seputar Pengertian Identifikasi, Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari dan Contoh dari Identifikasi secara lengkap dan menyeluruh yang bisa kalian baca dan pahami untuk menambah wawasan dan pengetahuan kalian tentang kata identifikasi. Tanpa berpanjang lebar, mari simaklah penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Identifikasi Adalah

Arti identifikasi

Sebagai makhluk sosial, kalian pasti akan selalu membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kalian tidak akan bisa hidup sendirian karena memang pada dasarnya kalian akan saling membutuhkan satu sama lain, baik untuk memenuhi kebutuhan pribadi kalian maupun kebutuhan orang banyak. Itu sebabnya, untuk mencapai segala hal dalam hidup kalian harus berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Dan dalam melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain pasti secara tidak langsung kalian berusaha untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang orang tersebut agar komunikasi dan interaksi yang akan kalian lakukan bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang kalian harapkan.

Kalian tidak bisa asal saja melakukan komunikasi dan interaksi dengan orang lain tanpa melakukan persiapan dan mencari terlebih dahulu beberapa informasi tentang orang yang ingin kalian ajak berkomunikasi. Hal tersebut kalian lakukan agar tujuan kalian bisa dicapai dengan lancar sesuai dengan harapan kalian. Nah, usaha kalian dalam mencari tahu tentang beberapa informasi atas seseorang tersebut ternyata memiliki istilahnya tersendiri loh. Namanya adalah identifikasi.

Identifikasi sendiri bila dijabarkan bisa diartikan sebagai sebuah tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam mencari tahu, menemukan, meneliti hingga mencatat beberapa data dan informasi penting yang dibutuhkan tentang seseorang atau sesuatu. Intinya, dalam identifikasi kalian akan berusaha mencari tahu tentang seseorang atau sesuatu secara menyeluruh atau sebagian demi mengetahui hal yang ingin kalian ketahui, baik itu untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan orang banyak.

Dengan melakukan identifikasi, nantinya kalian akan memperoleh sejumlah data dan informasi penting yang bisa kalian gunakan untuk kemudian diteliti dan ditelaah sesuai dengan kepentingan dan tujuan awal kalian melakukan identifikasi.

Identifikasi selain diartikan sebagai sebuah tindakan oleh seseorang dalam mencari tahu dan meneliti data dan informasi penting tentang seseorang atau sesuatu, identifikasi juga memiliki arti lainnya, yaitu sebagai sebuah kecenderungan yang terdapat di dalam diri seseorang dimana mereka berkeinginan untuk bisa menjadi seperti orang yang mereka sukai dan kagumi. Kecenderungan tersebut terkadang bisa membuat mereka menjadi terobsesi dengan orang yang mereka sukai dan kagumi hingga mengikuti segala hal yang dilakukan orang tersebut dan menirunya hingga sama persis. Oleh karena itu, pada level tertentu kadar identifikasi seseorang haruslah dikontrol dan dibatasi dengan baik dan sesuai porsi. Sehingga tidak menyimpang dan melewati batas yang bisa membuat kerugian terhadap dirinya sendiri dan orang disekitarnya, termasuk orang yang mereka tiru.

Penggunaan Kata Identifikasi dalam Keseharian

Identifikasi dalam keseharian

Berdasarkan dari penjelasan tentang pengertian identifikasi yang sudah diberikan sebelumnya, bisa dikatakan bahwa identifikasi memiliki 2 pengertian yang sebenarnya saling berkaitan satu sama lain.

Pengertian identifikasi pertama, sebagai sebuah tindakan seseorang dalam mencari tahu, memperhatikan dan mengumpulkan sejumlah data dan informasi penting tentang seseorang atau sesuatu yang kemudian akan diteliti dan ditelaah. Lalu, pengertian identifikasi kedua sebagai sebuah kecenderungan dalam diri seseorang yang membuat mereka ingin menjadi seperti orang yang mereka sukai dan kagumi hingga mereka meniru dan mengikuti segalanya sama persis.

Meski terlihat berbeda dan tidak ada hubungannya, tetapi sebenarnya kedua pengertian identifikasi tersebut saling berkaitan dimana fokus utamanya adalah tentang memperhatikan dan mencari tahu tentang informasi penting seseorang atau sesuatu yang mereka sukai.

Mungkin pada awalnya kalian melakukan identifikasi terhadap seseorang atau sesuatu karena didasari oleh rasa penasaran dan ingin tahu saja tanpa ada niat ingin meniru dan mengikuti segala halnya sama persis. Namun, pada satu titik yang mungkin tidak kalian sadari, kalian mulai terobsesi dengan orang tersebut hingga membuat kalian ingin menjadi seperti orang tersebut ketika melakukan identifikasi.

Lalu, berbekal dengan data dan informasi yang telah kalian dapatkan sebelumnya ketika melakukan identifikasi, kalian pun mulai meniru dan mengikuti segala hal yang berkaitan dengan orang tersebut. Lama kelamaan, bila kondisi tersebut dibiarkan hingga tahap yang sudah terlalu jauh, kalian bisa kehilangan identitas dan jati diri karena yang ada pada diri kalian adalah hasil dari meniru orang lain.

Tentu hal tersebut akan menjadi sebuah situasi dan kondisi yang tidak baik dan bagus, bukan? Baik itu untuk diri kalian sendiri maupun orang disekitar kalian, termasuk orang yang menjadi objek yang kalian tiru. Nah, kasus identifikasi tersebut adalah salah satu contoh identifikasi yang mungkin bisa terjadi pada keseharian kalian.

Itu tadi contoh kasus identifikasi yang berakhir kurang baik karena bisa menimbulkan masalah bagi kalian sebab dilakukan dengan cara yang salah. Padahal sebenarnya bila identifikasi dilakukan dengan benar dan sesuai dengan batasannya bisa memberikan kalian hasil yang menguntungkan bagi kalian.

Misalnya, kalian ingin mendapatkan uang sebagai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup kalian dengan memulai sebuah usaha dan bisnis. Nah, tentunya sebelum kalian memutuskan dan menentukan akan memulai usaha dan bisnis yang seperti apa, kalian perlu melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui jenis usaha dan bisnis seperti apa yang kira-kira bisa menghasilkan uang yang banyak dengan modal yang kalian miliki.

Riset yang kalian akan kalian lakukan tersebut adalah tindakan identifikasi dimana kalian akan mulai mencari tahu, mengumpulkan serta meneliti data serta informasi penting seputar jenis-jenis usaha dan bisnis yang telah kalian dapatkan tersebut agar kalian bisa menemukan dan menentukan jenis usaha dan bisnis yang akan kalian lakukan.

Nantinya, ketika kalian melakukan identifikasi jenis usaha dan bisnis tersebut, maka kalian akan mencari tahu tentang jenis-jenis usaha dan bisnis seperti apa yang kira-kira cocok dan bisa kalian lakukan sesuai dengan modal yang kalian miliki yang nantinya akan memberikan kalian keuntungan yang lumayan.

Kalian bisa melakukan identifikasi dengan mengumpulkan beberapa data dan informasi tentang jenis-jenis usaha dan bisnis yang sedang ramai diminati oleh masyarakat sekaligus mencari tahu alasan yang menyebabkan mengapa jenis usaha dan bisnis tersebut banyak diminati oleh masyarakat. Lalu, kalian bisa membandingkan jenis-jenis usaha dan bisnis tersebut dan menelitinya lagi sekaligus memilah-milah mana yang sekiranya cocok dan bisa untuk kalian coba sesuai dengan proses identifikasinya.

Dalam proses identifikasi tersebut, kalian harus melakukannya dengan teliti dan melalui banyak pertimbangan dan perhitungan, sebab bila identifikasinya salah langkah dan perhitungan, bukannya untung kalian malah bisa rugi. Apalagi hal ini menyangkut permasalahan uang yang mana merupakan sesuatu yang cukup sensitif. Jadi, usahakan kalian melakukan proses identifikasinya sebaik mungkin agar kalian bisa mendapatkan hasil yang bagus dan baik sesuai dengan harapan kalian.

Kata Identifikasi dalam KBBI

Identifikasi dalam KBBI

Kamus Besar Bahasa Indonesia atau biasa disingkat menjadi KBBI adalah sebuah buku pedoman yang berisikan berbagai jenis kata dalam Bahasa Indonesia yang sudah ditetapkan dan disusun sedemikian rupa oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang diterbitkan oleh Balai Pustaka.

Melalui KBBI ini kalian bisa mencari tahu tentang arti dan maksud dari berbagai jenis kata dalam Bahasa Indonesia sekaligus mengecek apakah kata yang kalian cari tersebut termasuk kata baku atau tidak. Jika kata tersebut merupakan kata baku, maka kalian akan menemukannya dalam KBBI dilengkapi dengan artinya, termasuk kata identifikasi.

Namun, sebaliknya. Jika kata tersebut bukan merupakan kata baku, maka kemungkinan besar kalian tidak akan menemukan kata tersebut di dalam KBBI. Sebab jenis kata yang akan dimuat dan dimasukkan ke dalam KBBI kebanyakan adalah jenis kata baku saja.

Meski begitu, seiring dengan berjalannya waktu KBBI akan selalu diperbaharui secara rutin dengan melakukan penambahan kata-kata baru dalam Bahasa Indonesia yang akan dimasukkan ke dalam KBBI.

Pembaharuan KBBI dilakukan secara rutin setiap 5 tahun sekali untuk versi cetaknya dan 6 bulan sekali untuk versi daringnya. Oleh karena itu, agar hasil pencarian kalian tentang kata dalam Bahasa Indonesia bisa dilakukan lebih mudah dan praktis, kalian disarankan untuk mengeceknya melalui KBBI versi daring sebab proses pembaharuannya yang terbilang cukup singkat dan praktis untuk diakses karena bisa dilakukan secara online. Sehingga bisa dilakukan kapanpun dan dimana saja kalian berada. Serta tanpa dikenakan biaya apapun alias gratis.

Lantas, berbicara tentang KBBI, apakah kata identifikasi yang sedari tadi menjadi topik pembahasan di artikel ini sudah masuk dan bisa ditemukan di dalam KBBI?

Berdasarkan dari pencarian yang kami temukan, maka jawabannya adalah ya, kata identifikasi sudah masuk dan bisa kalian temukan di dalam KBBI, dimana kata identifikasi memiliki beberapa arti, sebagai berikut:

  1. Tanda kenal diri; Bukti diri
  2. Penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya;
  3. Psi proses psikologi yang terjadi pada diri seseorang karena secara tidak sadar dia membayangkan dirinya seperti orang lain yang dikaguminya, lalu dia meniru tingkah laku orang yang dikaguminya itu

Dari beberapa arti yang diberikan oleh KBBI tentang kata identifikasi, maka dapat disimpulkan bahwa kata identifikasi akan memiliki arti yang berbeda-beda yang akan disesuaikan dengan penggunaannya pada situasi dan kondisi tertentu. Sehingga untuk mengetahui arti dari kata identifikasi yang mungkin kalian temukan pada suatu kasus, maka kalian perlu mengetahui situasi dan kondisi dari penggunaan kata identifikasi tersebut.

Bagi kalian yang ingin mencari kata identifikasi di KBBI versi daring, kalian bisa mencobanya dengan mengunjungi situs resmi KBBI . Kalian bisa mengakses KBBI versi daring di sana dengan lebih mudah dan praktis secara online dan mencari kata dalam Bahasa Indonesia apapun yang ingin kalian ketahui, termasuk kata identifikasi.

Penggunaan Identifikasi dalam Beberapa Bidang

Identifikasi dalam berbagai bidang

Bila dilihat dari penggunaannya, identifikasi biasanya lebih sering dan banyak digunakan dalam bidang sosiologi, sebab identifikasi sendiri memiliki pengertian yang erat kaitannya dengan komunikasi dan hubungan interaksi antara satu orang dengan orang lainnya.

Sebagaimana pada bidang sosiologi fokus utama yang ditekankan adalah tentang komunikasi dan hubungan interaksi antar manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, maka sudah cukup jelas bahwa identifikasi pasti akan banyak digunakan pada bidang sosiologi.

Identifikasi yang digunakan pada bidang sosiologi biasanya dimulai dari rasa penasaran dan keingintahuan kalian terhadap seseorang atau sesuatu, sehingga membuat kalian tergerak untuk mencari tahu tentang orang atau hal tersebut, lalu mengumpulkan segala data dan informasi tersebut untuk kemudian kalian teliti dan telaah melalui proses identifikasi.

Setelah kalian berhasil meneliti dan menelaah hal tersebut melalui proses identifikasi, maka mungkin kalian akan merasa puas karena telah menuntaskan rasa penasaran dan keingintahuan kalian itu dan menghentikan proses identifikasinya sampai situ saja. Namun, pada beberapa kasus tertentu tidak jarang proses identifikasi yang kalian lakukan tersebut tidak hanya berhenti sampai disitu, melainkan proses identifikasinya masih diteruskan, bahkan hingga berubah haluan dan membuat kalian menjadi terobsesi akan hal tersebut.

Nah, bila proses identifikasinya sudah berubah haluan dan membuat kalian menjadi terobsesi seperti itu, maka proses identifikasi yang kalian lakukan tersebut sudah bukan lagi digunakan pada bidang sosiologi, melainkan sudah masuk ke dalam bidang psikologi. Hal tersebut bisa terjadi pada kalian bahkan tanpa kalian sadari.

Perlahan, akan muncul kecenderungan dalam diri kalian yang tidak kalian sadari tersebut dan membuat kalian membayangkan seolah-olah kalian adalah orang yang kalian teliti dan telaah tadi dan kalian ingin menjadi seperti orang tersebut. Jika sudah sampai pada tahap tersebut, maka kalian pun akan mulai meniru dan mengikuti segala hal yang orang tersebut lakukan seolah-olah kalian adalah orang tersebut.

Jika hal tersebut dibiarkan dan dilanjutkan dalam waktu yang lama, maka bukan tidak mungkin akan menimbulkan dampak dan efek buruk, baik bagi kalian sendiri maupun orang disekitar kalian, termasuk orang yang kalian tiru tersebut. Oleh karena itu, dalam melakukan proses identifikasi akan lebih baik bila dilakukan dalam batasan yang masih bisa dikontrol, sehingga proses identifikasinya tidak akan menjurus terlalu jauh dan berakhir merugikan banyak pihak.

Banyak hal yang bisa membuat kalian lepas kontrol dan kendali dan berakhir menjadi terlalu terobsesi dengan seseorang ketika sedang melakukan proses identifikasi. Salah satunya adalah karena kalian terlalu menyukai dan mengagumi orang tersebut, sehingga membuat kalian terlalu memujanya hingga berakhir kalian malah meniru dan mengikuti segala hal tentang orang tersebut karena ingin terlihat keren seperti orang tersebut ketika sedang melakukan proses identifikasi. Jadi, akan lebih baik bila kalian bisa membatasi diri kalian ketika melakukan identifikasi dan melakukan apapun ingin kalian lakukan sesuai dengan porsi dan batasan yang wajar. Bukan berarti kalian tidak boleh menyukai dan mengagumi seseorang, tetapi kalian harus bisa mengontrol diri kalian agar tidak lepas kendali dan menjurus ke jalur yang tidak seharusnya ketika melakukan identifikasi maupun hal lainnya.

Jenis-Jenis Identifikasi

Jenis-jenis identifikasi

Berdasarkan jenisnya, identifikasi bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu identifikasi kelas sosial, identifikasi etnis dan identifikasi perkembangan. Lalu, sudah tahukah kalian tentang jenis-jenis identifikasi tersebut? Serta apa saja hal yang membedakan jenis identifikasi yang satu dengan yang lainnya? Jika belum, maka kalian bisa mencari tahu perbedaan jenis identifikasi tersebut dengan membaca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

  1. Jenis identifikasi yang pertama adalah identifikasi kelas sosial. Dalam identifikasi kelas sosial ini kalian akan berusaha mencari tahu tentang posisi kelas sosial kalian di masyarakat dengan cara mengamati perilaku orang lain dan perilaku diri kalian sendiri lalu meneliti dan membandingkannya, apakah posisi kelas sosial kalian dengan orang tersebut sesuai dan sama atau tidak.

    Jika sama, maka kalian mulai bergabung dengan orang tersebut dan mencoba menyesuaikan diri kalian di dalam kelas sosial tersebut dan berbaur dengan orang-orang lain yang juga berada dalam kelas sosial tersebut.

    Namun, bila ternyata posisi sosial kelas kalian tidak sama dan tidak sesuai dengan orang tersebut, maka kalian akan mencari dan mengamati perilaku orang yang lain. Sebab, kalian tidak akan merasa nyaman untuk bisa menyesuaikan diri dan berbaur dengan orang-orang yang bukan berasal dari posisi kelas sosial yang sama dengan kalian. Oleh karena itu, kalian akan memilih untuk menarik diri dari sana dan beralih mencari untuk mengamati orang lain.

    Itu sebabnya ada istilah yang mengatakan bahwa posisi kelas sosial seseorang akan menentukan dengan siapa mereka akan bergaul. Dan biasanya orang-orang dari kelas sosial atas hanya akan bergaul dengan orang-orang dari kelas sosial atas lainnya yang mereka anggap selevel dengan mereka.

     
  2. Jenis identifikasi yang kedua adalah identifikasi etnis. Sesuai dengan namanya, pada identifikasi etnis ini kalian akan berusaha mencari orang-orang yang berasal dari etnis yang sama dengan kalian, karena kalian merasa diantara kalian sudah ada seperti ikatan atau hubungan tidak langsung dan tidak tertulis karena kalian memiliki etnis yang sama.

    Pada identifikasi etnis ini kalian juga akan merasa lebih nyaman bila bergaul dengan orang yang memiliki etnis yang sama dengan kalian sebab perlakuan mereka kepada kalian akan jauh lebih baik dibandingkan bila kalian bergaul dengan orang yang memiliki etnis yang berbeda dengan kalian. Meskipun seharusnya perbedaan yang terdapat pada etnis ini tidak sepatutnya menjadi penghalang bagi kalian untuk bergaul dengan siapapun yang kalian inginkan. Sebab setiap orang memiliki kebebasan dalam bergaul dan berhubungan antar sesama manusia lainnya.

     
  3. Jenis identifikasi selanjutnya adalah identifikasi perkembangan. Pada identifikasi perkembangan ini biasanya terjadi pada masa transisi dari anak-anak menuju remaja, lalu dari remaja menuju dewasa.

    Anak-anak dan remaja yang masih polos dan belum paham tentang banyak hal pastinya akan mengamati lingkungan disekitar mereka dan meniru segala hal yang mereka lihat, sebab terdapat pada bagian bawah sadar mereka yang membuat mereka untuk meniru segala hal yang mereka lihat, terlepas hal tersebut bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu, sebagai orang dewasa yang sudah memiliki pola pikir yang lebih baik, kalian harus bisa memberikan contoh perilaku dan tindakan yang bagus dan positif.

    Sehingga, anak-anak dan remaja yang melihat perilaku dan tindakan kalian bisa mencontoh dan meniru hal-hal yang bagus dan positif saja. Kalau pun mereka sudah terlanjur meniru hal-hal yang kurang baik tersebut, maka kalian sebagai orang dewasa bisa menasehati dan membimbing mereka agar berhenti melakukan hal tersebut dan memberi pengertian bahwa hal tersebut tidak seharusnya untuk ditiru dan dilakukan.
     

Penggunaan Identifikasi dalam Penelitian

Penggunaan identifikasi dalam penelitian

Ternyata identifikasi selain digunakan pada bidang sosiologi dan psikologi, identifikasi juga banyak dan sering digunakan dalam penelitian loh. Penggunaan identifikasi dalam penelitian biasanya digunakan ketika kalian ingin mencari tahu tentang suatu permasalahan atau hal yang sedang kalian teliti, baik itu dalam penelitian ilmiah, resmi atau penelitian tidak resmi yang kalian lakukan untuk sekedar mencari tahu karena rasa penasaran dan keingintahuan saja.

Sebagai contoh, dalam sebuah penelitian ilmiah kalian ingin mencari tahu penyebab dari fenomena broken home yang banyak terjadi disekitar kalian. Maka kalian pun akan mulai melakukan identifikasi dengan mencari tahu dan mengumpulkan beberapa data dan informasi penting dengan melakukan wawancara atau bertanya dengan orang-orang yang pernah atau sedang mengalami fenomena broken home tersebut.

Kalian akan melakukan identifikasi dengan mencari tahu apa yang menyebabkan keluarga tersebut menjadi terpecah belah hingga akhirnya memutuskan untuk berpisah dan memilih untuk menjalani hidup mereka masing-masing.

Setelah mengetahui penyebab dari terjadinya fenomena broken home tersebut melalui proses identifikasi, identifikasi yang kalian lakukan tersebut tidak lantas berhenti sampai disitu saja. Karena selanjutnya kalian juga harus mencari tahu akibat dari fenomena broken home tersebut. Sebagaimana kalian ketahui, bahwa di setiap hal yang terjadi akan selalu ada sebab dan akibat. Oleh karena itu, setelah mengetahui penyebabnya, maka kalian juga perlu mencari tahu akibatnya.

Bila penyebab dan akibatnya sudah kalian ketahui, maka sebagai penutup dari proses identifikasi tersebut kalian bisa membuat kesimpulan dari penelitian yang kalian lakukan tersebut berdasarkan dari data dan informasi yang kalian dapatkan selama melakukan identifikasi penelitian tersebut. Dengan harapan hasil dari identifikasi dan penelitian yang kalian lakukan tersebut bisa menjadi wawasan dan ilmu pengetahuan baru bagi orang lain agar terhindar dari fenomena broken home yang mungkin saja bisa terjadi kepada mereka.

Lebih kurang itulah penjelasan seputar Pengertian Identifikasi, Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari dan Contoh dari Identifikasi yang sudah dirangkum oleh tim kami. Semoga saja informasi pada artikel ini bisa membantu dan memberikan pengetahuan baru bagi kalian serta bisa bermanfaat. Jangan sungkan untuk menjelajahi website kami karena selain artikel ini masih banyak artikel lainnya yang juga berisi informasi penting dan informatif yang mungkin kalian cari dan butuhkan.